Temponews.web.id, Kudus- Untuk membantu petani meningkatkan produktivitas tanaman kopi, Mahasiswa bersama dosen dari Prodi Agroteknologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengadakan sosialisasi dan praktik penggunaan zat pengatur tumbuh Paklobutrazol, di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sosialisasi yang dilaksanakan di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Lohjinawi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus ini, sebagai program pengabdian desa binaan.
Solusi untuk meningkatkan produktivitas kopi
Produktivitas tanaman kopi di Desa Ternadi masih belum optimal dikarenakan beberapa faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas kopi, yaitu kurangnya pengetahuan petani akan teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas kopi. Salah satu teknologi yang dapat diaplikasikan adalah Zat Pengatur Tumbuh (ZPT).
Zat Pengatur Tumbuh adalah hormon yang digunakan untuk mengatur laju pertumbuhan tanaman seperti mempercepat atau memperlambat. Adapun Paklobutrazole merupakan salah satu ZPT dari golongan retardan yang cara kerjanya menghambat biosintesis giberelin, sehingga menghambat pertumbuhan vegetatif tanaman dan merangsang fase generatif tanaman. Terhambatnya fase vegetatif tanaman diharapkan dapat memacu munculnya bunga dan buah lebih awal, sehingga mampu meningkatkan produktivitas kopi.
Sosialisasi dan praktik lapangan
Sosialisasi dilakukan pada tanggal 5 Juli 2025 yang terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari survei lokasi dan observasi petani, persiapan dan koordinasi, sosialisasi dan demonstrasi lapangan, dan monitoring dan evaluasi. Para petani yang mengikuti sosialisasi terlihat antusias dengan adanya penyuluhan mengenai paklobutrazol yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas kopi.
Sosialiasi diawali dengan pemaparan materi dari dosen UNS yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dengan para petani. Kegiatan demonstrasi lapangan dilakukan di demplot yang telah disiapkan, agar petani dapat praktik secara langsung dalam mengaplikasikan paklobutrazol ke tanaman kopi secara tepat dengan didampingi dosen dan mahasiswa UNS.

Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terkait paklobutrazol dan aplikasinya
Kegiatan sosialisasi ini tidak hanya bertujuan mengenalkan petani terhadap paklobutrazol, tetapi juga meningkatkan keterampilan petani terkait aplikasi paklobutrazol secara tepat dengan panduan 5T (Tepat waktu, tepat dosis, tepat cara, tepat jenis, tepat sasaran), sehingga mampu meningkatkan produktivitas kopi di Desa Ternadi.
BUMDes Lohjinawi berperan dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui pemberdayaan petani kopi dengan mengolola hasil panen kopi dari petani setempat. Strategi yang dilakukan BUMDes Lohjinawi untuk mencapai tujuan tersebut, yaitu dengan memasarkan produksi kopi milik petani setempat. Dalam setahun terakhir diketahui dari Ketua BUMDes Lohjinawi, Bapak Sucipto menuturkan, bahwa penjualan kopi melalui BUMDes Lohjinawi mengalami penurunan akibat produktivas kopi yang belum optimal.
“Dengan adanya sosialiasi dan praktik lapangan yang dilakukan Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian – Universitas Sebelas Maret Surakarta diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi terhadap petani di Desa Ternadi dengan aplikasi teknologi Zat Pengatur Tumbuh Paklobutrazol untuk meningkatkan produktivitas kopi, sehingga mampu meningkatkan kesejatheraan petani setempat,” harap Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng. selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Sabtu (05/07/2025). *[AAW/TN]
- Pewarta : Aisyah Amanti Wulandari, Mahasiswa Agroteknologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta
- Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi