Temponews.web.id, Madiun – Pada Selasa (19/08/2025), Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) 143 Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) menyerahkan website resmi Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Kaligunting setelah melalui proses konsultasi terkait konten dan tata kelola. Kegiatan diawali dengan diskusi bersama perangkat desa mengenai fitur serta pemanfaatan website sebagai sarana informasi dan promosi potensi desa.
Website ini dibuat sebagai upaya mendukung digitalisasi pelayanan publik di Desa Kaligunting. Selama ini, penyampaian informasi desa masih terbatas melalui media sosial dan papan pengumuman. Dengan adanya website, masyarakat maupun pihak luar dapat lebih mudah mengakses informasi resmi dari pemerintah desa.
Adapun isi website mencakup profil desa, potensi desa, data kependudukan, serta informasi kelembagaan. Selain itu, website juga memuat potensi desa seperti sektor pertanian, wisata lokal, hingga UMKM yang berkembang di Kaligunting. Bagian ini diharapkan menjadi etalase digital yang dapat menarik perhatian masyarakat luas maupun investor untuk mengenal lebih dekat Desa Kaligunting.
Dalam kesempatan tersebut, 10 Mahasiswa yang tergabung dalam Tim KKN 143 UNS Tahun 2025 juga memberikan pelatihan singkat mengenai cara mengelola dan memperbarui informasi pada website, sehingga perangkat desa dapat secara mandiri melakukan update konten.
Kepala Desa Kaligunting, H. Kardji, menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. “Website ini sangat bermanfaat bagi desa kami sebagai sarana transparansi dan publikasi kegiatan. Kami berharap dapat memanfaatkannya dengan baik untuk kemajuan Desa Kaligunting,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Tim KKN UNS 143, Syifa Frida menyatakan, “Kami berharap website ini tidak hanya menjadi media informasi, tetapi juga wadah untuk mempromosikan potensi des,a sehingga Desa Kaligunting lebih dikenal luas,” jelasnya.
Dengan adanya website desa yang beralamat https://desakaligunting.site/ ini, transparansi, pelayanan publik, dan publikasi kegiatan desa diharapkan semakin optimal, serta mudah diakses masyarakat maupun pihak luar. *[UNS/TN]

