Temponews.web.id, Lamongan — Korps Himpunan Mahasiswa Islam – Wati (KOHATI) Cabang Persiapan (P) Lamongan menggelar peringatan Milad ke-59 KOHATI dengan semarak pada Jum’at (26/09/2025) bertema ambisius: “Mewujudkan Muslimah Berkualitas Insan Cita: KOHATI Bernilai Indonesia Maju”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi dan pemacu semangat untuk meningkatkan peran perempuan dalam kemajuan bangsa dan agama.
Acara yang dibuka Mahasin, selaku Midle Formatur HmI Cabang (P) Lamongan, dan dihadiri oleh segenap kader serta alumni HmI juga KOHATI Lamongan ini, menegaskan komitmen kolektif KOHATI Lamongan dalam mencetak muslimah yang berdaya.

Ketua KOHATI Lamongan: Jadikan Milad sebagai Titik Tolak Peningkatan Kualitas
Ketua KOHATI Cabang (P) Lamongan, Umrona, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas partisipasi seluruh pihak. Ia menekankan bahwa Milad ke-59 ini harus dijadikan sebagai titik tolak bagi kader KOHATI Lamongan untuk semakin mengokohkan kualitas diri sesuai dengan nilai-nilai Insan Cita.
”Milad ini bukan sekadar perayaan, tetapi pengingat akan tanggung jawab besar kita sebagai muslimah yang berintelektual. Kami berharap seluruh kader KOHATI Lamongan dapat menjadi motor penggerak yang berkontribusi nyata dalam pembangunan Lamongan, sekaligus memberikan nilai tambah bagi Indonesia Maju,” ujar Umrona.

Pemateri Serukan Kualitas: Ilmu, Agama, dan Pengabdian, Serta Peran Politik
Acara milad dilanjutkan dengan sesi inspiratif dari Yunda Yulianti, Komisioner Bawaslu Kabupaten Lamongan, yang hadir sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, Alumni Bendum KOHATI Cabang Malang 2005-2007 ini secara khusus mengajak seluruh anggota KOHATI untuk terus meningkatkan kualitas diri di berbagai lini.
”Saudari-saudari KOHATI, tantangan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, kita tidak bisa berdiam diri. Kita harus terus belajar, mengasah potensi, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi,” tegas Yunda Yulianti.
Lebih lanjut, ia berpesan bahwa kualitas muslimah Insan Cita yang sejati adalah mereka yang mampu menyeimbangkan peran domestik dan publik, serta memiliki bekal ilmu pengetahuan yang mumpuni. Kualitas tersebut dirangkumnya dalam tiga pilar penting yang harus dipegang teguh kader: Ilmu, Agama, dan Pengabdian.
Selain peningkatan kualitas personal, Yunda Yulianti juga secara spesifik mengajak KOHATI Lamongan untuk menyisipkan materi pendidikan politik atau pendidikan demokrasi dalam diskusi atau kegiatan. Ia menekankan pentingnya peran KOHATI dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang (P) Lamongan untuk menjadi pengawas partisipatif dalam Pemilu/Pemilihan.
Sebagai wujud kongkrit komitmen Pendidikan Politik, Yunda Yulianti menegaskan bahwa Bawaslu Lamongan siap bersinergi dengan KOHATI dan HMI Cabang (P) Lamongan, yang dapat diwujudkan melalui pembuatan Nota Kesepahaman (MoU/MoA).
”Hanya dengan kualitas terbaik, kita bisa benar-benar berpartisipasi memajukan bangsa dan agama. Mari jadikan KOHATI sebagai wadah untuk mencetak pemimpin perempuan yang solutif dan visioner,” tambah Komisioner Bawaslu Kabupaten Lamongan bersemangat.

Melengkapi semangat tersebut, Ketua Forum Alumni KOHATI (FORHATI) Lamongan, Yunda Ken Anis, turut hadir menyemangati segenap kader KOHATI Lamongan. Ia mendorong para kader untuk berjuang keras dalam menggapai cita-citanya.
Peringatan Milad ke-59 KOHATI ini diharapkan dapat menginspirasi kader KOHATI Lamongan untuk menjadi agen perubahan yang aktif dan berdaya guna, mewujudkan tema yang diusung dalam setiap langkah dan gerak organisasi. *[TN]

