Temponews.web.id, Aceh Barat – Program Kolaborasi Strategis Kosabangsa (Kolaborasi Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Desa) yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memasuki tahap implementasi nyata di Desa Pasar Aceh, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh.
Tim Pelaksana dari Universitas Cipta Mandiri (UNCM) Aceh Barat berkolaborasi dengan Tim Pendamping dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta telah menyerahkan teknologi kunci dalam dua fokus utama: Peningkatan Mitigasi Bencana Banjir Rob dan Pengolahan Sampah Pesisir menjadi produk bernilai ekonomi.

Penyerahan Teknologi Tahap I: Fokus Mitigasi & Pengelolaan Sampah Organik (15 November 2025)
Pada tahap pertama, UNCM menyerahkan teknologi untuk mendukung kesiapsiagaan bencana dan pengolahan sampah organik, meliputi:
- Instalasi EWS: Plang Early Warning System (EWS), Plang Kawasan Banjir, dan besi penyangga instalasi.
- Pengolahan Sampah: Alat dekomposer, Produk pupuk padat, dan Pupuk Organik Cair (POC).
- Edukasi dan Operasional: Modul mitigasi bencana, modul pengolahan sampah, serta alat pendukung lapangan (sepatu boot, masker, dll.).
Kepala Desa Pasar Aceh, Ridwan Rahman, S.Pi., menyambut baik penyerahan teknologi tersebut yang dilakukan langsung oleh Tim Program Kosabangsa UNCM ini. Beliau berharap teknologi ini dapat membantu masyarakat dalam pengolahan sampah sekaligus meminimalisir dampak bencana Banjir Rob.
“Dengan Teknologi ini, semoga dapat membantu masyarakat dalam pengolahan sampah organic sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap kawasan rawan banjir, serta dapat meminilimalisir dampak bencana Banjir Rob di desa kami Desa Pasar Aceh,” harap Kades Ridwan Rahman, Sabtu (15/11/2025).

Penyerahan Teknologi Tahap II: Pemberdayaan Ekonomi Sirkular (16 November 2025)
Tahap kedua berfokus pada penguatan Ekonomi Hijau melalui teknologi pengolahan sampah anorganik, yaitu mesin daur ulang yang dapat mengubah limbah menjadi produk bernilai ekonomi, seperti:
- Mesin Peleleh Plastik
- Mesin Pencetak Paving Block
- Mesin Pencetak Papan Plastik (untuk meja estetik)
- Berbagai produk hasil uji coba teknologi.
Penyerahan dilakukan kepada Ketua Kelompok Pengolahan Sampah, Agustian Saputra. Beliau menyampaikan bahwa teknologi, khususnya mesin peleleh, telah berhasil digunakan untuk memproduksi paving block dan papan meja plastik dari sampah.
“Kami sangat berterimakasih kepada UNCM dan DPPM dengan adanya teknologi Mesin peleleh ini banyak menyerap sampah plastic dengan memproduksi paving blok dan papan meja plastic, alhamdulilah kami sudah melakukan uji coba produksi dan berhasil,” ungkap Agustian Saputra, Minggu (16/11/2025).
Penyerahan Tahap III: Instalasi Sistem Peringatan Dini (24 November 2025)
UNCM juga menjadwalkan penyerahan dan instalasi resmi Sistem Early Warning System (EWS) di wilayah terdampak banjir rob sebagai sistem peringatan dini bagi masyarakat pesisir.

Perkuat Sinergi: MoU dengan BPBD Aceh Barat (17 November 2025)
Untuk menjamin keberlanjutan program dan memaksimalkan mitigasi bencana, UNCM telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan BPBD Aceh Barat pada Senin, 17 November 2025, di Kantor BPBD Aceh Barat.
Penandatanganan ini menjadi penanda resmi integrasi peran perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam upaya peningkatan ketahanan wilayah. Rektor UNCM, Dr. Drs. Musdiani, M.Pd., dan Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah, S.P., M.I.L., sama-sama berharap kerjasama ini segera diimplementasikan dalam berbagai kegiatan sesuai kesepakatan. *[UNCM/TN]

