Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Lewat Program LEUIT Padjadjaran, Fapet UNPAD Perkuat Ketahanan Pakan Sapi Perah Garut Hadapi Kemarau

    27 Oktober 2026

    Dorong Modernisasi Peternakan, Polman Bandung dan Fapet Unpad Hadirkan Smart Farm Living Lab

    25 Oktober 2026

    Sapi Pasundan: Antara Ilusi Daging Premium dan Realitas Pasar Qurban

    16 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Trending
    • Lewat Program LEUIT Padjadjaran, Fapet UNPAD Perkuat Ketahanan Pakan Sapi Perah Garut Hadapi Kemarau
    • Dorong Modernisasi Peternakan, Polman Bandung dan Fapet Unpad Hadirkan Smart Farm Living Lab
    • Sapi Pasundan: Antara Ilusi Daging Premium dan Realitas Pasar Qurban
    • Swasembada Susu, Kuncinya di Lahan Pakan
    • Strategi Ketahanan Pangan Nasional Melalui Susu Non-Sapi Nusantara
    • Peluang Dairy Beef Cattle di Tengah Tekanan Kurs
    • Ketika Limbah Pertanian Menjadi Pakan Bernilai
    • Terobosan Pakan Fungsional Daun Kari: Solusi Peternakan Modern yang Sehat dan Ramah Lingkungan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    TEMPO NEWSTEMPO NEWS
    Demo
    • HOME
      • BERITA
        • PERISTIWA
        • NASIONAL
        • JABODETABEK
      • JATIM
        • LAMONGAN
        • BOJONEGORO
        • TUBAN
        • GRESIK
        • SURABAYA
        • MADURA
    • POLITIK
      • PEMERINTAHAN
        • GUBERNUR
        • BUPATI
        • PEMDA
        • DESA
        • PEMBANGUNAN
      • LEGISLATIF
        • DPR RI
        • DPRD
      • PEMILU
        • PARPOL
    • EKONOMI
      1. UMKM
      2. KOPERASI
      3. BANK
      4. KULINER
      Featured

      Proyek Besar, Sistem Rapuh, dan Kepemimpinan yang Diperlukan

      By TEMPO NEWS16 Desember 202574
      Recent

      Proyek Besar, Sistem Rapuh, dan Kepemimpinan yang Diperlukan

      16 Desember 2025

      Tren Self-Reward Gen Z: Terapi Emosional atau Pelarian dari Tanggung Jawab Finansial?

      16 Desember 2025

      Menteri Keuangan Baru Harapan Gen-Z

      15 Desember 2025
    • HUKUM
      1. TNI
      2. POLISI
      3. ADVOKASI
      4. View All

      Manajemen Keuangan Vs. Komitmen Pernikahan: Analisis Kritis Perceraian di Pasangan Muda

      26 Oktober 2025

      Panel Mikroalga-IoT: Strategi Biologis Cerdas Penghapus Polusi Kota

      26 Oktober 2025

      Kamtibmas di Lamongan Diperkuat Demi Pemilu Berjalan Damai

      13 November 2023

      Jaga Ketahanan Pangan, Program Tersapujagad Prioritaskan Tanaman Jagung

      24 Mei 2023

      Penyelesaian Damai di Polsek Panceng: Advokat UMRUL FARIS Kukuhkan Komitmen pada Keadilan Restoratif

      11 Oktober 2025

      Hari Juang Polri : Momentum Polri Untuk Terus Berbenah Diri Menjadi Tameng Utama Keamanan Masyarakat

      2 Agustus 2025

      Kamtibmas di Lamongan Diperkuat Demi Pemilu Berjalan Damai

      13 November 2023

      Efektif Atasi Kesehatan Mental, Bupati Yes Apresiasi Yayasan Berkas Bersinar Abdi Lamongan

      25 Juni 2023

      Penyelesaian Damai di Polsek Panceng: Advokat UMRUL FARIS Kukuhkan Komitmen pada Keadilan Restoratif

      11 Oktober 2025

      Desak Transparansi Program JAMULA, HmI Lamongan Audiensi dengan Dinas PU Bina Marga

      9 September 2025

      Lawan Hoaks, HmI Lamongan Kunjungi Bakesbangpol

      8 September 2025

      UMRUL FARIS: Advokat Yang Piawai Mengutamakan Perdamaian Demi Kepentingan Klien

      2 September 2025

      Program MBG: Antara Kebijakan, Realisasi Porsi, dan Potensi Penyimpangan

      14 Desember 2025

      Eksternalitas Perusahaan Rokok Terhadap Dampak Kegagalan Pasar di Indonesia

      10 Desember 2025

      Ketika Wajah Kita Bukan Lagi Milik Kita

      8 Desember 2025

      Ketika Keadilan Hanya Milik Mereka yang Kuat dan Berkuasa

      1 Desember 2025
    • AGRO
      1. PERTANIAN
      2. PERIKANAN
      3. PETERNAKAN
      Featured

      Lewat Program LEUIT Padjadjaran, Fapet UNPAD Perkuat Ketahanan Pakan Sapi Perah Garut Hadapi Kemarau

      By TEMPO NEWS27 Oktober 20265
      Recent

      Lewat Program LEUIT Padjadjaran, Fapet UNPAD Perkuat Ketahanan Pakan Sapi Perah Garut Hadapi Kemarau

      27 Oktober 2026

      Dorong Modernisasi Peternakan, Polman Bandung dan Fapet Unpad Hadirkan Smart Farm Living Lab

      25 Oktober 2026

      Sapi Pasundan: Antara Ilusi Daging Premium dan Realitas Pasar Qurban

      16 Agustus 2026
    • EDUKASI
      • KAMPUS
        • UNISLA
      • SEKOLAH
      • PONPES
    • LIFESTYLE
      • SPORT
        • SILAT
        • POBSI
      • KESEHATAN
      • OTOMOTIF
      • TEKNOLOGI
    • RAGAM
      • AGAMA
      • SOSBUD
      • KESENIAN
      • LH
      • SEJARAH
    • EDITORIAL
      • LEMBAGA
        • NU
        • MUHAMMADIYAH
        • HmI
      • EVENT
      • TOKOH
      • TN
        • ARTIKEL
    TEMPO NEWSTEMPO NEWS
    Beranda » Dorong Modernisasi Peternakan, Polman Bandung dan Fapet Unpad Hadirkan Smart Farm Living Lab
    Agrokomplek

    Dorong Modernisasi Peternakan, Polman Bandung dan Fapet Unpad Hadirkan Smart Farm Living Lab

    TEMPO NEWSBy TEMPO NEWS25 Oktober 2026Tidak ada komentar9 Views
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn WhatsApp Reddit Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Temponews.web.id, Bandung – Upaya modernisasi peternakan ayam petelur melalui penerapan teknologi tepat guna terus dikembangkan. Politeknik Manufaktur Bandung (Polman Bandung) berkolaborasi dengan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran (Fapet Unpad) menghadirkan inovasi Smart Farm Living Lab, sebuah model peternakan ayam petelur cerdas yang mengintegrasikan teknologi otomatisasi, manajemen pakan presisi, pemanfaatan bahan pakan lokal, pengelolaan limbah, hingga pengolahan pascapanen telur.

    Kegiatan ini dipimpin Mohammad Nurdin, S.T., M.A.B., periset Polman Bandung, dan melibatkan Dr. Romi Zamhir Islami, S.Pt., M.Si. dari Fapet Unpad dalam pengembangan pemberian pakan presisi, formulasi ransum, serta evaluasi performa ayam petelur.

    “Program ini merupakan bagian dari Program Bestari Saintek 2026 melalui tema ‘Smart Farm Living Lab: Model Quadruple-Helix dalam Pengembangan Inovasi dan Pemberdayaan Masyarakat Desa’. Dan Program ini dikembangkan untuk menghadirkan hasil riset perguruan tinggi yang aplikatif, adaptif, dan bermanfaat langsung bagi peternak,” terang Ketua Tim Periset, Mohammad Nurdin, Senin, 26/10/2026 dalam Press releasenya.

    Teknologi Cerdas yang Dapat Diadopsi Sesuai Kemampuan Peternak

    Penting diketahui, bahwa Smart Farm Living Lab mengintegrasikan sistem pemberian pakan otomatis (automatic feeding system), pengumpulan telur otomatis (automatic egg collector), dan pengumpulan serta penanganan kotoran ayam (automatic manure handling system). Sistem-sistem tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan peternakan.

    Ketua Tim Periset, Mohammad Nurdin juga menjelaskan, bahwa teknologi tidak harus diterapkan sekaligus. “Harapan kami, Smart Farm Living Lab dapat menjadi model teknologi peternakan yang mudah diadopsi dan diadaptasi sesuai kebutuhan serta kemampuan peternak. Artinya, peternak tidak harus menerapkan seluruh sistem teknologi yang dikembangkan. Apabila kebutuhan utamanya adalah otomatisasi pemberian pakan, peternak dapat mengadopsi sistem tersebut saja. Demikian pula apabila permasalahannya berkaitan dengan pengelolaan limbah atau pengolahan pascapanen telur, teknologi tersebut dapat diterapkan sesuai kebutuhan,” jelas Nurdin.

    Konsep modular ini memungkinkan peternak memodernisasi usaha secara bertahap tanpa harus mengganti seluruh sistem kandang yang dimiliki.

    Integrasi Otomatisasi dengan Sistem Pemberian Pakan Presisi

    Sementara itu, Tim Fapet Unpad, Dr. Romi Zamhir Islami menyampaikan, bahwa fokus kolaborasi Polman Bandung dan Fapet Unpad adalah memastikan otomatisasi pemberian pakan mendukung kebutuhan biologis ternak, bukan hanya mempermudah distribusi pakan.

    “Pakan yang ideal bukan hanya pakan yang diberikan dalam jumlah yang tepat, tetapi juga harus mampu memenuhi kebutuhan nutrien ternak secara presisi. Pada ayam petelur, hal tersebut mencakup ketepatan jumlah konsumsi pakan harian serta keseimbangan kandungan nutrien, terutama protein, energi metabolis, asam amino esensial seperti metionin dan lisin, serta mineral kalsium dan fosfor yang sangat penting dalam mendukung produksi dan kualitas telur,” ungkap Dr. Romi Zamhir Islami.

    Menurutnya, konsumsi pakan ayam petelur secara umum berkisar 110–120 gram per ekor per hari, tetapi kebutuhan aktual berbeda menurut strain, umur, fase produksi, lingkungan, dan komposisi ransum. Kisaran ini menjadi acuan awal pengembangan distribusi pakan otomatis yang terukur.

    Selain itu, efisiensi tidak semata-mata dinilai dari berkurangnya jumlah pakan. Evaluasi juga mempertimbangkan Hen Day Egg Production (HDEP), konsumsi pakan aktual, efisiensi penggunaan pakan, kesehatan, dan kondisi fisiologis ayam. Dengan demikian, ketepatan distribusi dan ketepatan formulasi nutrisi perlu dikembangkan secara terpadu.

    Kemandirian Pakan melalui Pemanfaatan Azolla dan Indigofera

    Sebagai pengembangan tambahan yang melengkapi proposal, Tim Fapet Unpad juga mengembangkan formulasi ransum berbasis bahan baku lokal, antara lain Azolla dan Indigofera dalam bentuk tepung hijauan.

    Pengembangan formulasi mempertimbangkan keseimbangan energi dan protein, asam amino esensial, kalsium dan fosfor, tingkat penggunaan bahan, serta potensi pengaruhnya terhadap konsumsi dan produksi telur.

    “Pengembangan formulasi pakan berbasis bahan baku lokal merupakan bagian dari upaya memperkuat kemandirian pakan. Melalui pemanfaatan Azolla dan Indigofera, kami ingin mengembangkan alternatif formulasi ransum yang memenuhi kebutuhan nutrisi ayam petelur, mempertimbangkan efisiensi biaya, dan dapat diadopsi oleh peternak sesuai ketersediaan sumber daya di wilayahnya,” beber Romi.

    Pemanfaatan bahan lokal diarahkan sebagai alternatif komponen ransum yang tetap harus memenuhi kebutuhan nutrien dan diuji kelayakan teknis serta ekonominya.

    Teknologi Tepung Telur untuk Meningkatkan Nilai Tambah

    Smart Farm Living Lab turut mengembangkan teknologi pasca panen untuk mengolah telur menjadi tepung telur (egg powder). Diversifikasi ini diharapkan membuka peluang usaha baru bagi peternak dan koperasi serta memperluas pemanfaatan telur sebagai bahan baku pangan.

    Saat ini kegiatan berada pada tahap perakitan dan pengembangan teknologi otomatisasi peternakan serta teknologi pengolahan pascapanen telur. Tahap berikutnya mencakup pengujian operasional, evaluasi kinerja, keamanan produk, dan penyempurnaan bersama pengguna.

    Pengelolaan kotoran ayam juga diarahkan untuk pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah seperti pupuk organik, sebagai bagian dari ekonomi sirkular.

    Living Lab sebagai Wadah Kolaborasi Quadruple-Helix

    Pendekatan Quadruple-Helix mempertemukan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Polman Bandung berkontribusi pada rekayasa dan manufaktur peralatan; Fapet Unpad memperkuat nutrisi, pemeliharaan, dan evaluasi produksi ternak.

    Program diarahkan untuk dikembangkan di Desa Mekarsaluyu, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung pada 27 Agustus sampai 10 Oktober 2026, dengan melibatkan masyarakat dan Koperasi Desa Merah Putih. Peternak dilibatkan sebagai mitra pengujian, pemberi masukan, dan calon pengguna inovasi.

    Melalui living lab, kebutuhan pengguna, kemudahan operasi, biaya pemeliharaan, dan kelayakan penerapan dapat dievaluasi dalam kondisi peternakan nyata.

    Menuju Model Peternakan Cerdas yang Terstandar dan Dapat Direplikasi

    Dalam jangka panjang, Smart Farm Living Lab ditujukan menghasilkan model yang memiliki standar teknis dan operasional, meliputi pengoperasian otomatisasi, pengaturan pemberian pakan, pemantauan performa, pengelolaan limbah, dan pengolahan pascapanen.

    Model modular memungkinkan peternak memilih inovasi yang paling relevan dengan kebutuhan dan kemampuan investasinya. Pengembangan pakan lokal melengkapi teknologi otomatisasi untuk mendukung efisiensi dan kemandirian usaha.

    Melalui kolaborasi Polman Bandung dan Fapet Unpad, Smart Farm Living Lab diharapkan menjadi contoh integrasi teknologi manufaktur, ilmu nutrisi ternak, dan pemberdayaan masyarakat untuk membangun peternakan ayam petelur yang adaptif, produktif, efisien, dan berkelanjutan. *[Bestari/TN]

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Telegram Email
    TEMPO NEWS
    TEMPO NEWS
    • Website

    Related Posts

    Lewat Program LEUIT Padjadjaran, Fapet UNPAD Perkuat Ketahanan Pakan Sapi Perah Garut Hadapi Kemarau

    27 Oktober 2026

    Sapi Pasundan: Antara Ilusi Daging Premium dan Realitas Pasar Qurban

    16 Agustus 2026

    Swasembada Susu, Kuncinya di Lahan Pakan

    15 Agustus 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    TERPOPULER

    Mengawal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Sebuah Refleksi Kritis

    17 November 20251,164

    Ada Golongan Darah Baru “Golden Blood”, Anugerah atau Ancaman bagi Mereka yang Memilikinya?

    23 November 20251,116

    Akhir Tahun Datang! Ini Alasan Mahasiswa Harus Mampir ke Museum

    28 November 2025641

    Darurat Literasi 2025: Ketika Generasi Digital Tak Mampu Membaca

    16 November 2025617
    TERBARU
    Agrokomplek

    Lewat Program LEUIT Padjadjaran, Fapet UNPAD Perkuat Ketahanan Pakan Sapi Perah Garut Hadapi Kemarau

    By TEMPO NEWS27 Oktober 20265

    Temponews.web.id, Garut — Musim kemarau selalu menyimpan kecemasan tersendiri bagi para peternak sapi perah di…

    Dorong Modernisasi Peternakan, Polman Bandung dan Fapet Unpad Hadirkan Smart Farm Living Lab

    25 Oktober 2026

    Sapi Pasundan: Antara Ilusi Daging Premium dan Realitas Pasar Qurban

    16 Agustus 2026

    Swasembada Susu, Kuncinya di Lahan Pakan

    15 Agustus 2026
    IKUTI KAMI
    • Facebook
    • Twitter
    • Instagram
    • YouTube
    • WhatsApp
    • Telegram
    Demo
    TENTANG KAMI

    TEMPO NEWS
    Media Inspirasi Hidupmu

    Hubungi Kami
    Email : temponews007@gmail.com
    Contact: +62-852-3337-6966

    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp
    TERBARU

    Lewat Program LEUIT Padjadjaran, Fapet UNPAD Perkuat Ketahanan Pakan Sapi Perah Garut Hadapi Kemarau

    27 Oktober 2026

    Dorong Modernisasi Peternakan, Polman Bandung dan Fapet Unpad Hadirkan Smart Farm Living Lab

    25 Oktober 2026
    TERPOPULER

    Mengawal Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Sebuah Refleksi Kritis

    17 November 20251,164

    Ada Golongan Darah Baru “Golden Blood”, Anugerah atau Ancaman bagi Mereka yang Memilikinya?

    23 November 20251,116
    © Copyright 2023 TEMPO NEWS - All Rights Reserved
    • Home
    • Redaksi
    • Siber
    • Disclaimer
    • Tulisan
    • Iklan

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.