Oleh : Edrea Nur Fatih
Al-Qur’an Merupakan Pedoman Hidup Bagi Umat Muslim
Sebagai umat muslim, kita pasti tak asing lagi dengan Al-Qur’an. Al-Qur’an adalah sebuah kitab suci yang diturunkan kepada Rasul kita, Muhammad SAW. Ditinjau dari segi bahasa, Al-Qur’an berasal dari bahasa arab, yakni bentuk jamak dari isim masdar dari kata “qara’a-yaqro’u-qur’anan” yang mengandung arti bacaan atau sesuatu yang dibaca secara berulang-ulang.
Sedangkan ditinjau dari segi istilah, Al-Qur’an berarti kalam Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai mukjizat dengan perantara malaikat Jibril. Membaca Al-qur’an juga menjadi salah satu cara untuk beribadah kepada Allah SWT. Secara Umum, Al-Qur’an dapat diartikan sebagai kitab suci dalam agama Islam yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW yang terbagi kedalam beberapa Surah, dan setiap surahnya terbagi dalam beberapa ayat.
Adapun pengertian Al-Qur’an Menurut Para Ulama Sebagai Berikut :
- Syeikh Muhammad Khudari Beik
Menurut Syeikh Muhammad Khudari Beik, Al-Qur’an merupakan firman Allah SWT dalam bentuk bahasa arab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk dipahami isinya, dan disampaikan kepada umatnya dengan cara mutawatir ditulis dalam mushaf yang dimulai dari surat Al-Fatihah dan diakhiri dengan surat An-Nas.
- Muhammad Ali As-Shabuni
Menurut Muhammad Ali As-Shabuni, Al-Qur’an merupakan firman Allah SWT yang tiada tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang merupakan penutup para Nabi dan Rasul, dengan perantara malaikat Jibril, ditulis pada mushaf-mushaf yang disampaikan kepada kita secara mutawatir. Mempelajari dan membaca Al-Qur’an merupakan ibadah, dan Al-Qur’an dimulai dari surah Al-Fatihah dan ditutup dengan surah An-Nas.
- Dr. Subhi As-Salih
Menurut Dr. Subhi As-Salih, Al-Qur’an merupakan kalam Allah SWT yang merupakan mukjizat yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW yang ditulis dalam mushaf, diriwayatkan secara mutawatir dan membacanya bernilai ibadah.
Dari penjelasan pengertian Al-Qur’an diatas dapat disimpulkan bahwa Al-Qur’an merupakan wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dengan perantara malaikat Jibril dan disampaikan dengan jalan mutawatir, ditulis dalam mushaf dan membacanya merupakan ibadah.
Al-Qur’an Mempunyai Banyak Fungsi, Diantaranya Adalah Sebagai Berikut :
- Al-Huda (Sebagai Petunjuk)
Fungsi Al-Qur’an adalah sebagai petunjuk yang terdiri dari 3 jenis, yakni petunjuk bagi manusia secara umum, petunjuk bagi orang yang bertaqwa dan petunjuk bagi orang yang beriman. Sebagaimana dalam Surah Al-Baqarah (2) : 185 dan Surah Al-Fusilat (41) : 44, yang menyatakan bahwa “Al-Qur’an diturunkan kepada manusia sebagai petunjuk bagi umat manusia.”
Terkadang kala, ketika kita merasa gundah atau lelah dan ditimpa sebuah masalah, membaca Al-Qur’an bisa menjadi solusi yang dapat menghangatkan hati kita. Seperti layaknya, Allah SWT. sedang memberitahu kita cara untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi tersebut. Dan membuat kita tenang dan nyaman, karena kita tidak sendirian, Allah SWT. selalu berada di dekat kita, merangkul kita, seperti yang dikatakan dalam suatu hadist dari Anas bin Malik dan Abu Hurairah dari Nabi SAW. sebagaimana yang diriwayatkan dari Allah SWT., Dia berfirman, “Jika seorang hamba mendekati-Ku sejengkal, niscaya Aku mendekatinya satu hasta. Jika dia mendekati-Ku satu hasta, niscaya Aku mendekatinya satu depa. Jika dia mendatangi-Ku dengan berjalan kaki, niscaya Aku mendatanginya dengan berlari kecil.”
Selain itu, Hadis Sahih yang diriwayatkan oleh Bukhari – Muttafaqun ‘alaih. Artinya, Barangsiapa yang mendekati Allah dengan suatu ketaatan meskipun sedikit, niscaya Allah SWT. membalasnya dengan pahala dan penghormatan yang berlipat ganda. Setiap kali bertambah ketaatannya, bertambah pula pahalanya dan lebih cepat mendapatkan rahmat dan karunia-Nya.
- Al-Furqon (Sebagai Pembeda)
Al-Furqon sebagai pembeda, yakni yang terkait dengan yang hak dan yang bathil yang benar dan yang salah. Sehingga dengan adanya Al-Qur’an ini kita dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang benar, karena dalam Al-Qur’an semua sudah dijelaskan.
Sebagai manusia, kita tentu kadang masih merasa bingung. Apakah yang sedang dilakukan ini sudah benar? Bagaimana hukumnya, boleh atau tidak? Maka dengan adanya Al-Qur’an sebagai sumber pedoman hukum, kita menjadi tahu hukum perbuatan yang kita lakukan.
Contohnya. ketika kita terkena najis disaat kita mempunyai wudhu, maka hukum wudhu kita tidak batal, kecuali apabila yang terkena najis adalah pakaian atau tempat yang kita gunakan untuk sholat, maka kita harus mencuci dan membersihkannya terlebih dahulu.
- Sumber Pokok Dari Ajaran Agama Islam
Al-qur’an sangat diakui kebenarannya, dan Al-Qur’an juga menjadi sumber pokok dari ajaran Islam. Semua telah dibahas dalam Al-Qur’an, seperti persoalan tentang kemanusiaan secara umum baik mengenai ibadah, hukum, ekonomi, politik, ekonomi, sosial, budaya, seni dan semua ilmu pengetahuan.
- Sebagai Peringatan dan Pelajaran Bagi Manusia
Al-Qur’an juga berfungsi sebagai peringatan dan pelajaran bagi umat umat manusia, dimana banyak menerangkan kisah para nabi dan umat terdahulu baik yang taat dalam melaksanakan perintah Allah SWT, dan juga yang ingkar dan tidak mentaati perintah Allah SWT. Sehingga dengan demikian kita dapat mengetahui dan menjadikan pembelajaran dari kisah-kisah yang ada di dalam Al-Qur’an.
Didalam Al-Qur’an juga terdapat tentang betapa mengerikannya neraka, seperti salah satu firman-Nya pada Surah Al-Mu’minun : 103, “Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.” Maksudnya, barangsiapa yang tidak melakukan banyak kebaikan selama didunia, sehingga timbangan hisabnya ringan, maka Ia akan kekal didalam neraka Jahannam, yakni neraka yang paling mengerikan.
- Asy-Syifa (Sebagai Penyembuh)
Fungsi Al-Qur’an sebagai penyembuh atau obat dari berbagai macam persoalan. Penyakit yang ada pada manusia bukan hanya penyakit fisik saja, melainkan penyakit hati, susasana hati dan lain sebagainya. Karena itu Al-Qur’an diturunkan sebagai penyembuh dan obat dari berbagai macam penyakit dan persoalan.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bahwa ketika kita merasa gundah atau lelah dan ditimpa sebuah masalah, membaca Al-Qur’an bisa menjadi solusi yang dapat menghangatkan hati kita. Seperti layaknya, Allah SWT. sedang memberitahu kita cara untuk menyelesaikan masalah yang sedang kita hadapi tersebut. Dan membuat kita tenang dan nyaman, karena kita tidak sendirian dan mempunyai Allah SWT.
Demikianlah Penjelasan mengenai Al-Qur’an adalah cahaya. Terimakasih telah membaca artikel ini. Semoga dapat bermanfaat, amin amin yarobbal ‘alamin.
Penulis Merupakan Mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya

