Penulis: TEMPO NEWS

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak besar bagi kehidupan manusia. Di satu sisi, internet mempermudah koneksi antar individu lintas wilayah dan budaya. Namun, di sisi lain, kebebasan ini sering disalahgunakan untuk melakukan kekerasan secara verbal dan psikologis di ruang digital yang kita kenal sebagai cyberbullying. Fenomena tersebut bukan lagi masalah kecil; ini adalah krisis sosial modern yang merusak mental individu, terutama anak muda, dan menciptakan budaya saling menjatuhkan secara masif. Maka, penting bagi kita menyadari: menghentikan cyberbullying bukan hanya tugas korban atau aparat, tapi tanggung jawab semua pihak masyarakat, keluarga, sekolah, hingga pemerintah Cyberbullying: Ancaman Nyata di Dunia…

Read More

Oleh : Win Kenara Simahate Islam sebagai agama yang mengajarkan nilai-nilai moral, dan etika sangat menekankan pentingnya adab dalam berinteraksi dengan sesama. Dua perilaku yang sangat dilarang dalam ajaran Islam adalah mengolok-olok dan bergunjing. Kedua perilaku ini tidak hanya merusak hubungan antar individu, tetapi juga dapat mengganggu keharmonisan dalam masyarakat. Mengolok-olok atau mengejek orang lain merupakan tindakan yang mencerminkan kurangnya rasa hormat dan empati. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ لَا يَسۡخَرۡ قَوۡمٞ مِّن قَوۡمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُواْ خَيۡرًا مِّنۡهُمۡ (“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain; bisa jadi mereka yang diolok-olok itu lebih…

Read More

Apa itu Cyberbullying? Cyberbullying adalah bentuk bullying yang terjadi di dunia digital, seperti media sosial, pesan instan, atau platform daring lainnya. Pelaku cyberbullying biasanya dengan sengaja menyebarkan penghinaan, kata-kata kasar, ujaran kebencian, penyebaran hoaks, atau ancaman secara berulang kepada korban yang sering kali dianggap tidak berdaya untuk melawan. Berbeda dengan bullying konvensional, pelaku cyberbullying memanfaatkan anonimitas di internet, sehingga sulit dilacak dan sering melakukan tindakan yang tidak berani mereka lakukan secara langsung. Jejak digital berupa tulisan, foto, atau video yang tersebar membuat cyberbullying terasa lebih permanen dan dampaknya sangat merugikan mental serta psikologis korban. Fenomena ini semakin marak dikalangan generasi…

Read More

Temponews.web.id, Lombok Tengah – Puluhan mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram menggelar Dialog Publik bertajuk Perempuan Peduli Anak: Pencegahan Pernikahan Dini, di Kantor Desa Kerembong, Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah, pada Sabtu (12/07/2025). Acara ini digelar sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Partisipatif (KKP) UIN Mataram, dengan menggandeng pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta Dinas Kesehatan dan Kementerian Agama setempat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga terhadap dampak buruk pernikahan usia anak, baik dari segi kesehatan, sosial, hingga pendidikan. “Pernikahan dini bukan hanya soal usia, tapi soal kesiapan mental, fisik, dan masa depan anak-anak kita,” kata Hairi Kurniawan, SKM. dari…

Read More

Temponews.web.id, Padang — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi (HIMAKO), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) – Universitas PGRI Sumatera Barat (UPGRISBA) sukses menyelenggarakan Acara Semarak Ekonomi IX tahun 2025, di Auditorium Kampus UPGRISBA – Jl. Gn. Pangilun, Gn. Pangilun, Kec. Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat – 25111. Kegiatan yang bertema “Potensi Kemajuan Pendidikan dan Kedaulatan Ekonomi di Era Digitalisasi Menuju Indonesia Emas,”.ini, berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan Seminar, Debat, dan Semarak Ekonomi yang dihadiri ratusan mahasiswa serta dosen pembimbing pada 5 – 7 Mei 2025. “Semarak Ekonomi IX tahun 2025 ini untuk membangkitkan semangat mahasiswa dalam menyongsong era transformasi…

Read More

Oleh : Asa Fadilah Ginting Dunia hari ini kian mengeras menjadi medan tarik-menarik kekuatan geopolitik global. Disatu sisi berdiri blok Barat, yang selama puluhan tahun mendominasi tatanan ekonomi internasional melalui liberalisasi perdagangan, multilateralisme berbasis pasar, dan kontrol lembaga-lembaga seperti IMF dan WTO. Di sisi lain, muncul kekuatan tandingan seperti BRICS yang kini diperluas menjadi BRICS sebagai bentuk resistensi terhadap dominasi Barat, dengan menawarkan tatanan dunia multipolar yang lebih inklusif. Dalam lanskap global yang kompleks ini, Indonesia justru memilih jalur yang tak biasa, disaat banyak negara mulai menarik diri dari integrasi global yang timpang, Indonesia justru mendorong percepatan ratifikasi perjanjian perdagangan…

Read More

Perkembangan teknologi digital dalam bebrapa tahun terakhir telah membawa perubahan yang signifikan dalam cara manusia menggunakan alat digital  untuk berkomunikasi, belajar, dan memperoleh informasi. Perangkat digital seperti smartphone, tablet, dan laptop kini tidak hanya digunakan oleh orang dewasa, tetapi juga telah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak, termasuk mereka yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Anak-anak zaman sekarang tumbuh di tengah lingkungan digital yang serba cepat, terbuka, dan penuh informasi dari berbagai sumber. Internet memberikan manfaat besar dalam mendukung proses belajar-mengajar, memperluas wawasan, hingga meningkatkan kreativitas. Namun dibalik berbagai keuntungan tersebut, tersembunyi pula berbagai tantangan dan risiko yang tidak…

Read More

Oleh : Erna Septiana Zaman setiap harinya mengalami perubahan dari modernisasi hingga digitalisasi. Semua aktivitas beralih ke gadget mulai dari belanja, bekerja, belajar, mengaji, sekolah, kuliah, hingga mencari hiburan. Menurut data dari Backlinkco (Backlinkco.com) pada Januari 2025, pengguna media sosial diseluruh dunia mengalami lonjakan hingga lebih dari 5,24 miliar orang dan rata-rata dari mereka mengakses 6,83 platform media sosial setiap bulannya. Telepon pintar yang hanya segenggam tangan dan mudah dibawa ke mana-mana, ternyata memberikan dampak luar biasa bagi kehidupan manusia terutama dalam membentuk jati dirinya untuk menjadi lebih baik atau malah lebih buruk. Sedangkan menurut Global Web Index, jumlah rata-rata…

Read More

Oleh : Jonathan Evandrio Sekolah sering dianggap sebagai tempat membentuk karakter, mendidik anak menjadi pribadi yang baik, rajin, dan berpikir mandiri. Tapi kenyataannya, banyak sekolah justru terlalu sibuk mengatur hal-hal kecil yang sifatnya penampilan. Rambut harus pendek, sepatu harus hitam, dan seragam tidak boleh ada yang salah. Seolah-olah semua keberhasilan siswa bergantung pada kerapihan luar saja. Sebagian besar aturan di sekolah memang dibuat untuk melatih kedisiplinan. Tapi kadang, yang ditegakkan bukan lagi nilai-nilai disiplin, melainkan sekadar kepatuhan tanpa pemahaman. Siswa jadi takut salah dalam penampilan daripada salah dalam belajar. Mereka lebih fokus menghindari hukuman ketimbang memahami tujuan aturan itu sendiri.…

Read More

Saat ini, perkembangan teknologi sudah mengalami kemajuan yang luar biasa, khususnya dibidang Media Sosial (Medsos). Semua orang pasti telah menggunakan media sosial. Mulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa kini sudah memiliki media sosial. Media sosial kini sudah menjadi seakan-akan kebutuhan dalam hidup. Berbagai aplikasi bermunculan untuk memenuhi kebutuhan sosial antar individu, antar masyarakat, bahkan antar negara. Dapat dikatakan bahwa media sosial menjadi sarana penghubung jiwa sosial masyarakat. Sarana penghubung jiwa sosial masyarakat ini dapat dilihat dari kenyataan, bahwa persebaran informasi semakin tidak mengenal batas-batas. Bahkan bisa mempertemukan orang-orang yang berbeda suku, bahasa, bahkan negara. Ketiadaan batas-batas ini menjadi pedang bermata…

Read More