Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Sapi Pasundan: Antara Ilusi Daging Premium dan Realitas Pasar Qurban
- Swasembada Susu, Kuncinya di Lahan Pakan
- Strategi Ketahanan Pangan Nasional Melalui Susu Non-Sapi Nusantara
- Peluang Dairy Beef Cattle di Tengah Tekanan Kurs
- Ketika Limbah Pertanian Menjadi Pakan Bernilai
- Terobosan Pakan Fungsional Daun Kari: Solusi Peternakan Modern yang Sehat dan Ramah Lingkungan
- Hanjeli: Tanaman Pangan yang Diam-Diam Berpotensi Jadi Pakan Ternak
- Dedak Padi: Dari Limbah Penggilingan Menuju Kemandirian Pakan Unggas
Penulis: TEMPO NEWS
Oleh : Prika Nur Jannah ABSTRAK Fenomena ngemis online di platform TikTok menjadi salah satu cerminan nyata dari perubahan sosial di era digital. Aktivitas ini dilakukan oleh pengguna media sosial yang menampilkan diri mereka dalam kondisi miskin atau membutuhkan bantuan, dengan tujuan memperoleh “gift” atau donasi dari penonton secara daring. Tulisan ini merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial, ekonomi, dan budaya yang melatarbelakangi fenomena tersebut, serta menganalisis implikasinya terhadap struktur sosial masyarakat digital Indonesia. Hasil analisis menunjukkan, bahwa ngemis online bukan sekadar praktik ekonomi informal, melainkan bentuk adaptasi sosial terhadap tekanan ekonomi, algoritma media, dan budaya viralitas. Fenomena…
Oleh : Hanifah Keselamatan kerja bukan hal yang bisa dianggap remeh, terutama di sektor konstruksi yang dikenal memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Berdasarkan data resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), pada tahun 2024 tercatat 462.241 kasus kecelakaan kerja di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sektor konstruksi menyumbang sekitar 4.247 kasus dan menjadi salah satu sektor paling rentan terhadap insiden kerja. Risiko jatuh dari ketinggian, tertimpa material berat, hingga terpapar alat berat merupakan ancaman nyata di lapangan. Dalam situasi ini, petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memiliki peranan penting dalam memastikan setiap pekerja dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan sesuai standar keselamatan…
Oleh : Moh. Husni Nasyir Pagi di sebuah desa kecil selalu menghadirkan ketenangan yang sederhana. Embun masih melekat di dedaunan, udara segar menyapa tubuh, dan suara ibu membangunkan untuk salat Subuh menjadi awal aktivitas hari itu. Setelah menunaikan kewajiban, saya mengantar ibu ke pasar, sebuah rutinitas yang mengajarkan tanggung jawab sejak dini. Di sela perjalanan, ibu meminta bantuan di sawah. Saya mengangguk, tetapi menyampaikan bahwa saya akan berolahraga terlebih dahulu. Bagi saya, olahraga bukan sekadar kebiasaan fisik, melainkan bentuk kesadaran dan tanggung jawab terhadap tubuh serta diri sendiri. Usai mengantar ibu, saya memulai jogging pagi menyusuri jalan di antara hamparan…
Oleh : Priscila Karin Aprisa Johar Media sosial ramai membincangkan kejadian mobil boks Badan Gizi Nasional (BGN) yang menabrak pagar SD Negeri Kalibaru 01, Jakarta Utara. Mobil boks tersebut hendak mengantar “Makanan Bergizi Gratis”. Ironisnya, mengapa mobil boks yang seharusnya mendistribusikan Makanan Bergizi Gratis untuk para murid SD Negeri Kalibaru, justru malah terlibat dalam kecelakaan yang mengakibatkan para murid dilarikan ke rumah sakit? Setidaknya terdapat 21 murid yang menjadi korban kecelakaan yang disebabkan oleh mobil boks berstiker Badan Gizi Nasional yang menabrak pagar dan melindas para murid yang sedang berkegiatan di lapangan sekolah SD Negeri Kalibaru 01, Jakarta Utara (BBC.COM,…
Oleh : Cinta Alifia Permata Caysa Putri Indonesia merupakan negara dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang menduduki peringkat 87 dari 157 negara pada tahun 2018, hal tersebut diungkapkan oleh Bank Dunia. Sedangkan Business World memaparkan bahwa SDM Indonesia berada pada peringkat 45 dari 63 negara. Peringkat tersebut sangat amat tertinggal dari kedua negara tetangga yaitu Singapura yang berada pada peringkat 13 dan Malaysia pada peringkat 22. Hal tersebut tentu menjadi urgensi tersendiri bagi negara kita. Salah satu faktor pendukung utama dalam penurunan kualitas SDM di Indonesia yaitu Stunting. Hal tersebut didukung oleh terjadinya penghambatan pada pertumbuhan dan perkembangan pada anak akibat kekurangan gizi kronis. Anak-anak yang…
Oleh : Zahra Nadira Okti I. Pendahuluan Dalam lima tahun terakhir, perkembangan pesat e-commerce di Indonesia telah mengubah pola konsumsi masyarakat secara signifikan. Jumlah pengguna e-commerce meningkat dari 158 juta orang pada 2021 menjadi 196 juta orang pada 2023, menunjukkan bahwa aktivitas belanja digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Peningkatan ini diikuti oleh pergeseran pola belanja dari pasar tradisional menuju platform digital yang menawarkan diskon besar, pengiriman gratis, dan kemudahan transaksi. Pada saat yang sama, sektor ritel modern, seperti supermarket memperkuat posisinya melalui kenyamanan, kebersihan, serta kualitas produk yang relatif stabil. Kondisi tersebut secara nyata memberi tekanan terhadap…
Oleh : Muhammad Rafi Risqi Syandana Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), “Pola konsumsi rokok yang tinggi membuat rumah tangga di Indonesia rata-rata menggunakan 10 – 11 persen dari anggarannya untuk membeli rokok jauh lebih besar dibanding anggaran untuk makanan pokok seperti beras”. Hal tersebut diketahui menyebabkan semakin parahnya dampak kegagalan pasar akibat eksternalitas perusahaan rokok semakin meluas. Lebih lanjut hal ini memperkuat bahwa eksternalitas dalam ekonomi yang terjadi pada kasus tersebut benar-benar berlangsung dan dekat dengan aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat sehari-hari. Konsep Eksternalitas dan Dampaknya Eksternalitas sendiri dalam ekonomi, adalah dampak sampingan (biaya atau manfaat) dari aktivitas ekonomi…
Oleh : Reesaa Embun Firdausy Prasetyo Putri Perkembangan teknologi terutama dalam bidang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence, dan data besar (big data) mengubah wajah profesi akuntansi. Sistem akuntansi yang dulu masih bergantung pada perhitungan manusia kini semakin mampu melakukan otomatisasi tugas-tugas, khususnya tugas manual dan repetitif seperti entri data, rekonsiliasi, hingga pelaporan keuangan, dengan akurasi tinggi dan risiko human error lebih rendah. Lalu, apakah Artificial Intelligence atau yang biasa kita sebut sebagai AI dapat menggantikan profesi akuntan secara penuh? Pertanyaan itu terus muncul sebagai topik manis di berbagai kalangan, khususnya kalangan muda yang memiliki ketertarikan pada bidang akuntansi. Publikasi akademis…
Oleh : Dian Islami Al Adhma Dalam teori ekonomi, pasar dianggap mampu mengalokasikan sumber daya secara efisien ketika seluruh biaya dan manfaat aktivitas ekonomi tercermin dalam harga. Namun dalam kenyataannya, kondisi ideal ini jarang terjadi. Banyak kegiatan ekonomi yang menimbulkan dampak bagi pihak lain tanpa kompensasi, terutama dalam bentuk pencemaran lingkungan. Kondisi tersebut menyebabkan pasar gagal bekerja sebagaimana mestinya. Fenomena ini dikenal sebagai kegagalan pasar, dan isu ini semakin penting untuk dibahas karena berkaitan dengan kehidupan masyarakat secara langsung. Salah satu bentuk kegagalan pasar yang paling nyata di Indonesia adalah meningkatnya emisi karbon dari sektor industri dan energi. Data Kementerian…
Oleh: Muthia Hafsya Wisuda sering dianggap sebagai gerbang menuju masa depan yang cerah. Gelar sarjana diyakini bisa membuka jalan ke pekerjaan yang layak, gaji stabil, dan kehidupan mapan. Namun, kenyataan tidak selalu seindah harapan. Kelulusan bukan garis akhir, melainkan titik awal dalam mencari pekerjaan yang cocok untuk masa depan. Banyak fresh graduate justru berhadapan dengan pengangguran, persaingan ketat, dan tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks. Pertanyaannya, mengapa begitu banyak sarjana baru yang masih menganggur? Data dari BPS bulan Agustus 2024 menyebutkan, bahwa jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,46 juta orang atau setara dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) nasional sebesar 4,91%.…
