Temponews.web.id, Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi bersama Direktur Pelindungan Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Ardi Praptono, S.P., M.Agr., melakukan dialog bersama petani dalam rangka Gerakan Menanam Padi Musim Tanam III di Desa Kadungrembug, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Jum’at (01/08/2025). Dalam kesempatan tersebut, Selain mendengar sejumlah usulan dari petani, Bupati YES juga menegaskan komitmen Pemkab Lamongan dalam swasembada pangan.
“Alhamdulillah kita tetap semangat dan berkomitmen untuk swasembada pangan. Sejak awal Lamongan siap terus berusaha agar panen tetap menjadi yang terbanyak dengan berbagai upaya dan dukungan dari berbagai pihak. Kita juga bentuk satgas khusus untuk ini,” ujarnya.
Pak YES menyebutkan target tanam padi di Lamongan sebesar 192 ribu hektar, dengan luas baku sawah mencapai 95 ribu hektar. Ia juga menyampaikan peningkatan hasil panen sebagai bukti nyata upaya yang dilakukan. “Kemarin 1,6 ton, sekarang 2,1 ton. Ini akan terus kita dorong agar bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Pelindungan Tanaman Pangan Kementan RI, Ardi Praptono, yang juga bertanggung jawab atas program swasembada pangan di Provinsi Jawa Timur, menyampaikan dukungan terhadap kebutuhan petani Lamongan.
“Tinggal combinya. Saya sudah sampaikan, kita tanam bulan Agustus, Oktober panen, insyaallah combinya ikut kesini. Mohon dukungan dan usulan dari Pak Kadis supaya kita kawal di Jakarta,” terangnya.
Terkait kebutuhan air, Ardi menyebut adanya dana dari Kementan yang dapat dimanfaatkan melalui Kementerian PUPR. Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim kering.
“Saat ini masih kemarau basah, masih tertolong. Tapi kedepan kita harus siap agar saat musim kering tiba, air masih tersedia,” ujarnya.*[TN]

