Temponews.web.id, Purworejo – Kelompok 263 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) mengadakan program edukasi dan uji kelayakan air sumur di Desa Kaliwader, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Program yang dilaksanakan pada Selasa (29/07/2025) ini, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan air bersih.
Menurut Aizawanda Eiffelia, Mahasiswa KKN 263 UNS yang bertanggung jawab atas program ini menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 3 dan 6, khususnya dalam hal kesehatan yang baik dan sanitasi.
”Program ini bertujuan memberikan edukasi tentang betapa pentingnya air bersih, dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dalam kesehatan yang baik dan sanitasi,” jelas Aizawanda.

Program uji kelayakan ini menyasar enam sumur yang menjadi sumber air utama di enam RT berbeda dari 13 RT Se-Desa Kaliwader, yaitu Kalilepang 1, Kalilepang 2, Ringin Sari, Pacean, Krajan, dan Slimit. Pengujian dilakukan dengan metode sederhana menggunakan sabun, untuk menguji air dari bau, rasa, warna, pH, Total Dissolved Solids (TDS), dan tingkat kesadahan air.
Dari hasil pengujian tersebut, Aizawanda mengungkapkan bahwa tiga sumur menghasilkan air bersih yang layak konsumsi, yaitu di Kalilepang 1, Kalilepang 2, dan Ringin Sari. Namun, tiga sumur lainnya dinilai belum layak untuk dikonsumsi.
”Semoga uji kelayakan dan edukasi ini dapat bermanfaat jangka panjang terhadap penggunaan air pada sumur bor yang terdapat di Desa Kaliwader,” harap Aizawanda.

Program dari 10 Mahasiswa KKN 263 UNS Tahun 2025 ini mendapatkan sambutan positif dari warga Desa Kaliwader. Kepala Desa Kaliwader, Slamet Rokhimin, turut meninjau langsung kegiatan ini dan berjanji akan membawa hasil uji kelayakan tersebut ke laboratorium kesehatan daerah untuk pemeriksaan lebih lanjut. *[UNS/TN]

