Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
- Sapi Pasundan: Antara Ilusi Daging Premium dan Realitas Pasar Qurban
- Swasembada Susu, Kuncinya di Lahan Pakan
- Strategi Ketahanan Pangan Nasional Melalui Susu Non-Sapi Nusantara
- Peluang Dairy Beef Cattle di Tengah Tekanan Kurs
- Ketika Limbah Pertanian Menjadi Pakan Bernilai
- Terobosan Pakan Fungsional Daun Kari: Solusi Peternakan Modern yang Sehat dan Ramah Lingkungan
- Hanjeli: Tanaman Pangan yang Diam-Diam Berpotensi Jadi Pakan Ternak
- Dedak Padi: Dari Limbah Penggilingan Menuju Kemandirian Pakan Unggas
Penulis: TEMPO NEWS
Oleh : Bilqis Vivian Putri Demo di Nepal beberapa waktu lalu mengingatkan kita akan dinamika politik yang kompleks dan penuh tantangan di negara-negara berkembang. Di tengah-tengah kekecewaan terhadap elite politik dan sistem demokrasi yang dinilai tidak adil, generasi muda Nepal mengambil langkah berani untuk menyuarakan aspirasi mereka. Begitu juga pola kerusuhan yang terjadi, dipengaruhi adanya provokator yang tampak terlatih dalam memicu kerusuhan. Menarik untuk diamati adalah aksi kerusuhan di Nepal dan Indonesia, tanpa hadirnya tokoh sentral sebagai simbol gerakan aksi tersebut. Aksi demonstrasi anarkis yang kemudian menjadi kerusuhan, disebabkan oleh akumulasi kesamaan kekecewaan generasi Z, akibat penyelenggaraan negara yang terus…
Temponews.web.id, Surakarta – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) menghadirkan inovasi detergen ramah lingkungan berbentuk stick. Produk ini memanfaatkan saponin dari daun jambu biji (Psidium guajava) dan ekstrak daun sage (Salvia officinalis) sebagai bahan aktif pembersih sekaligus antibakteri, dengan kemasan bioedible film yang praktis dan dapat terurai secara alami. Gagasan ini lahir dari kepedulian terhadap dampak negatif detergen konvensional yang masih banyak mengandung fosfat dan surfaktan sintetis. Zat kimia tersebut tidak hanya berisiko bagi kesehatan kulit, tetapi juga berkontribusi pada pencemaran air. Penggunaan berlebih memicu busa yang menutupi permukaan perairan, menghambat…
Oleh : Setiyana Kata Senator Amerika Serikat asal Louisiana, John Kennedy, ”kalau kalian makan udang yang berasal dari Indonesia maka kalian akan berakhir manjadi alien”. Inilah yang mungkin terjadi pada anda jika makan beberapa makanan mentah, seperti udang beku yang dikirim ke Amerika Serikat oleh negara lain, (Kompas.com, 08/09/2025). Adapun pernyataan Senator Amerika Serikat, John Kennedy tersebut adalah sebuah analogi yang sensasional dan tidak masuk akal, dan jelas tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Namun, di balik narasi yang melebih-lebihkan tersebut, ada isu serius yang mendasarinya: ditemukannya kontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) pada produk udang beku asal Indonesia yang masuk ke…
Oleh : Hasna Luthfiyah Rachman Menjadi Liaison Officer (LO) bagi delegasi mahasiswa Edith Cowan University (ECU), Australia, memberi saya pengalaman yang jauh lebih dari sekadar mendampingi tamu asing. Delegasi yang mayoritas calon guru ini, dengan program studi Primary Education datang dengan semangat berbagi. Pertemuan kami menjadi ruang perjumpaan lintas budaya, tapi juga membuka mata saya: pendidikan di Jakarta masih menampilkan wajah ganda. Di satu sisi, ada anak-anak yang berjuang belajar di sekolah gratis dengan fasilitas terbatas. Di sisi lain, ada siswa yang menikmati akses global sejak remaja. Dari pengalaman inilah saya merangkum empat fakta ketimpangan pendidikan DKI Jakarta yang mungkin…
Temponews.web.id, Cirebon – Mahasiswa dan dosen dari Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMMADA) Cirebon menggelar program pengabdian masyarakat untuk mencegah stunting. Mereka melatih ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, berinovasi mengolah limbah tempe dan daun kelor menjadi tepung bergizi yang disebut “Kelora”. Tepung ini ditujukan sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting. Ucha Indra Gunawan, selaku Kordinator Tim Pengabdian Masyarakat UMMADA Cirebon menyampaikan, bahwa kegiatan yang bertema “Pemanfaatan Limbah Tempe dan Tanaman Kelor Menjadi Tepung pada Ibu-Ibu Rumah Tangga untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Balita Stunting’ ini, didanai KEMENDIKTISAINTEK RI melalui program hibah Pemberdayaan Masyarakat Pemula…
Oleh : Cahya Rusdiani Mega Utami Pernahkah kamu merasa bahwa penampilanmu kurang menarik karena kelebihan berat badan? Kelebihan berat badan atau yang sering kita dengar adalah kegemukan adalah kondisi ketika berat badan melebihi ukuran berat badan normal. Kelebihan berat badan sering kali mebuat rasa tidak percaya diri dan cemas. Namun berat badan yang berlebih dapat diatasi dengan melakukan diet. Pernah dengar istilah Intermittent Fasting (IF)? Yangmana Diet Intermittent Fasting (IF) merupakan salah satu metode diet populer yang fokus pada pola makan berdasarkan waktu, bukan sekadar jenis makanan. Dengan mengatur jadwal makan dan puasa. Jika kamu mulai berpikir untuk menurunkan berat…
Temponews.web.id, Tuban — Sebuah lokakarya bertajuk “Gerakan Hemat Air: Perempuan sebagai Agen Perubahan Lingkungan” digelar pada Sabtu (13/09/2025), di Ratu Meet Point Cafe, Desa/Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung Program Peningkatan Akses Air Bersih dan Pengelolaan Berkelanjutan Berbasis Masyarakat di Kabupaten Tuban yang didukung oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Lokakarya yang diselenggarakan oleh Yayasan Sikas Bhakti Nusantara ini, bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK dan kader kesehatan estempat agar menjadi motor penggerak dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya dalam penggunaan air bersih secara bijak dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini dihadiri oleh Direktur Yayasan Sikas Bhakti Nusantara, M.…
Oleh: Firdaus Anwar Pada Rabu, 10 September 2025, ruang rapat Komisi XI DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) terasa panas. Bukan karena suhu ruangan, melainkan perdebatan sengit tentang utang negara sebesar Rp.1.300 triliun yang jatuh tempo. Di tengah riuhnya interupsi dan ketukan meja, Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, menjadi sorotan utama. Angka jumbo ini bukan sekadar hitungan fiskal, melainkan ujian pertama bagi kemampuannya dalam mengelola APBN dan menjaga kredibilitas fiskal Indonesia. Rapat Komisi XI DPR RI: Utang Jadi Sorotan Dalam rapat kerja, anggota dewan silih berganti melontarkan pertanyaan tajam. Kekhawatiran mereka berpusat pada strategi pemerintah: apakah utang akan…
Temponews.web.id, Balikpapan – Mahasiswa dan dosen dari Institut Teknologi Kalimantan (ITK) mengadakan pelatihan untuk membantu petani mengatasi melimpahnya stok rumput laut yang belum terjual. Pelatihan berupa ‘Pemanfaatan Teknologi Berupa Mesin Pengaduk Otomatis untuk Pengolahan Produk Dodol dari Rumput Laut’ ini, diadakan di Kelompok Tani (Poktan) Sumber Laut Berjaya – Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai bagian dari program hibah BIMA KEMENDIKTISAINTEK RI. Solusi untuk Stok Rumput Laut yang Melimpah Selama ini, sebagian hasil panen rumput laut dijual ke pabrik atau tengkulak, sementara sisanya hanya ditawarkan ke pasar tradisional atau pedagang makanan. Kondisi ini sering menyebabkan penumpukan…
Temponews.web.id, Kudus – Kelompok 204 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang berlokasi di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, menjalankan Program Kerja (Proker) bertajuk “Green Innovation Project: Langkah Nyata untuk Gerakan Hijau”. Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya menjaga lingkungan melalui cara-cara kreatif dan inovatif. Ketua KKN 204 UNS, Septian Dwi Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa Proker ini berfokus pada dua kegiatan utama, yaitu pelatihan ecoprint dan pembuatan eco enzyme. Kedua kegiatan ini menjadi bagian dari enam program kerja KKN 204 UNS di bidang pendidikan, yang menyasar siswa di SD dan SMP setempat.…
